Blogger templates

Rabu, 17 Januari 2018

Kementan Bangun Kawasan Pertanian Modern Serpong

Hasil gambar untuk mekanisasi pertanian modern

Kawasan tersebut satu-satunya unit yang memproduksi teknologi pertanian modern mudah diaplikasi, ramah lingkungan, mampu meningkatkan produksi dan efisiensi serta kesejahteraan petani.

Kepala Balai Besar
Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Andi Nur Alam Syah, mengatakan, pembangunan kawasan pertanian modern merupakan implementasi arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Arahan itu direspons cepat untuk mewujudkan pembangunan pertanian modern yang bersifat precision farming. Dengan demikian, target swasembada pangan dapat dicapai dengan cepat, bahkan Indoneia bisa ekspor pangan.

"Mulai tahun 2018 di lahan 36 hektar, kami optimis pengerjaan pembangunan kawasan pertanian modern selesai," ujar Nur Alam di Serpong, Rabu (28/11).

Dia menyebut kawasan pertanian modern tersebut meliputi pusat produksi benih modern (modern seed centre) dan berbagai alat mesin pertanian yang serba modern. Kemajuan teknologi ini sekaligus sebagai solusi kekurangan lahan pertanian dan tenaga kerja di masa akan datang, serta meningkatkan kualitas pangan.

"Sistem dan prototipenya sudah kami siapkan, jadi semua alat pertanian akan modern, sehingga kegiatan pertanian dari hulu hingga hilir dilakukan dengan cepat dan hemat biaya. Pertanian tentu maju dan petani sejahtera," jelasnya.

Perlu diketahui, di tahun 2017 ini, Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian telah membangun Smart Green House dan telah meluncurkan 24 unit teknologi untuk hortikultura modern. Di tahun 2018, akan meluncurkan teknologi pertanian yang lebih canggih.

"Di antaranya mesin pembuat lubang dan tanam untuk tanaman tahunan, pengering padi dan jagung tipe fluidized, unit pengolahan silase, mesin grafting otomatis sistem robotik, mekanisasi pertanian tebu rakyat modern, mesin tanam hortikultura 4 row, autonomous traktor, mobile boom sprayer, dan kandang ternak modern,” sebut Nur Alam.

"Khusus mobile boom spayer merupakan ide khusus Menteri Pertanian. Semua alat ini kami akan luncurkan di pertengahan tahun 2018. Dari sini kita optimis, pertanian kita akan dikerjakan dengan sistem teknologi modern," tambahnya.

0 komentar:

Posting Komentar